Ada sebuah slogan, pemeo, atau boleh pula dinamai semacam 'tekad' masyarakat di negara-negara yang sudah maju pendidikannya, yakni 'Orang Tua Boleh Miskin dan Tidak Berpendidikan, Namun Si Anak Tidak Boleh Miskin dan Harus Berpendidikan'. Bagus sekali falsafah tersebut sekiranya dapat kita 'bumikan' di tengah-tengah masyarakat kita. Dan alangkah lebih bagus lagi seandainya 'tekad seperti itu' tumbuh dan berkembang murni dari bawah "buttom up" sehingga antara gaung bahana dan kenyataannya menjadi lebih sama nyaringnya, lebih cepat terlihat hasilnya. Karena apabila sesuatu pure dari bawah maka pemerintah dan penyelenggara pendidikan tinggal memainkan peran sebagai direjen saja lagi tidak perlu mengambil peran sebagai penyanyi dan sekaligus merangkap sebagai pemain orkestra. Repot jadinya.